Page 191 - index
P. 191

6





                                       UPAYA PENGEMBANGAN

                 PERILAKU GEMAR MEMBACA DARI

                    PERSPEKTIF CULTURAL STUDIES







                      ari awal telah disadari bahwa untuk memahami perilaku membaca
                      untuk kesenangan (reading for pleasure) yang berkembang di
              Dkalangan remaja tidaklah memadai jika hanya diteliti dan dikaji
              dari cara pandang atau perspektif konvensional yang sifatnya kuantitatif:
              sekadar mengidentifi kasi, mengukur dan melakukan analisis hubungan
              antarvariabel yang terbatas. Studi sebagaimana dilaporkan mencoba
              mengkaji dan memahami perilaku membaca untuk kesenangan di kalangan
              remaja urban sebagai bagian dari gaya hidup dan perilaku konsumer
              masyarakat modern, khususnya dari perspektif Cultural Studies.
                     Perspektif  Cultural Studies memahami membaca bukan semata-
              mata aktivitas yang dikerjakan seseorang ketika ia menyimak dengan teliti
              sebuah teks tertulis. Pada kenyataannya membaca adalah sebuah proses di
              mana seseorang terlibat setiap saat, sebagaimana kita berusaha mencoba
              memahami dunia atau mencoba menafsirkan tanda-tanda yang mengelilingi
              kita. Dalam pandangan  Cultural Studies, membaca umumnya dipahami
              sebagai sebuah dialog atau transaksi, antara teks-teks dengan pembacanya
              dan sebuah penekanan yang terkait pada peran kreatif dan peran aktif
              pembacanya. Interpretasi tidak pernah pasti karena teks tidak menyediakan
              pesan-pesan yang monolitik, melainkan galaksi-galaksi tanda yang amat
              banyak untuk diikuti/dikejar dari banyak jurusan (Cavallaro, 2004: 92).

                      Studi ini sebagaimana dilaporkan, telah berhasil memetakan situasi
              problematik yang timbul berkaitan dengan perkembangan industri budaya,
   186   187   188   189   190   191   192   193   194   195   196