Page 196 - index
P. 196
184 Membaca, Gaya Hidup dan Kapitalisme
fi ksi populer dan romance karena mereka memiliki keleluasaan untuk
mengembangkan fantasi dan imajinasi terhadap fi gur tokoh, jalan cerita,
dan rasa keterlibatan yang dalam karena mereka juga berkesempatan
untuk ikut membayangkan menjadi bagian dari cerita yang mereka
baca. Sedangkan daya tarik komik grafi s bagi remaja urban, selain
formatnya yang dikemas serial, juga pada sajian gambar yang dinilai
mampu merepresentasikan kelucuan sang tokoh, kemasan sisi maskulin
dan feminin dari sang tokoh secara atraktif, mempesona dan bahkan
acapkali ekstrem. Gambar sang tokoh yang lucu, khas, atau gambar
bulu mata yang melengkung panjang, mata yang lebarnya terkadang
memenuhi sekitar sepertiga wajah sang tokoh, desain baju yang detail
dan menarik, semuanya adalah kombinasi unsur yang membuat remaja
urban kecanduan untuk terus membaca komik grafi s dan menemukan
ikon-ikon yang disukainya. Sementara itu, hal yang menjadi daya tarik
bagi remaja urban untuk menggemari membaca majalah populer adalah
berita-berita atau gosip tentang tokoh-tokoh yang menjadi idola mereka,
seperti personil boys band yang terkenal, gosip tentang penyanyi remaja
yang tengah naik daun, berita tentang perkembangan bacaan dan fi lm
terbaru, dan sejenisnya yang bagi remaja urban adalah informasi yang
sangat penting. Semakin adiktif remaja urban untuk terus membaca,
biasanya mereka memiliki kemampuan untuk menikmati setiap hal
yang menjadi daya tarik bacaan, meski daya tarik bacaan yang satu
dengan yang lain berbeda-beda.
4. Bagi remaja urban yang termasuk pembaca yang pseudo-adiktif,
mereka biasanya cenderung mengembangkan perilaku konsumsi
yang sinergistik. Dalam arti mereka tidak hanya menggemari jenis
bacaan tertentu yang tengah populer, tetapi mereka juga terdorong
untuk mengkonsumsi merchandise dan produk-produk industri budaya
lain yang berkaitan. Tidak jarang terjadi, remaja kategori ini lebih
mementingkan mengkoleksi merchandise yang digemarinya daripada
membaca hingga tuntas atau mengkoleksi bacaan tertentu yang menarik
dan tengah populer. Sedangkan, bagi remaja urban yang termasuk
pembaca riil-adiktif mereka biasanya tidak banyak terpengaruh untuk
mengembangkan perilaku konsumsi yang sinergistik, karena bagi
mereka yang terpenting adalah bagaimana dapat membeli dan membaca

