Page 187 - index
P. 187

Perilaku Adiktif Membaca: Gaya Hidup dan Cita Rasa Remaja Urban        175


              edisi baru diterbitkan, mereka akan membelinya, sebab dari majalah populer
              itulah mereka memperoleh informasi penting tentang perkembangan
              terbaru industri budaya, baik bacaan, musik atau fi lm. Bagi remaja urban,
              majalah populer dan juga internet adalah dua media yang acapkali menjadi
              “jendela” untuk melihat agenda budaya kekinian, bahkan agenda budaya
              ke depan. Belum usai seorang remaja membaca komik grafi s tertentu, bukan
              tidak mungkin mereka sudah membayangkan akan membeli dan membaca
              sekuel berikutnya yang sudah diiklankan di berbagai media massa, baik
              media cetak maupun media virtual. Sebagai generasi virtual, remaja urban
              pada dasarnya memang bukan sekadar gemar membaca bacaan populer,
              tetapi mereka juga gemar “berselancar” di dunia maya untuk mencari
              informasi tentang gosip seputar idola mereka, bacaan yang sedang trendy,
              dan perkembangan produk-produk budaya populer lainnya yang terbaru
              (lihat: Ibrahim, 2005).

                    Di era global saat ini, salah satu keunggulan industri budaya yang
              terbukti memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menumbuhkan perilaku
              adiktif dan perilaku konsumsi yang berlebih, tak ayal adalah kehadiran dan
              pengaruh iklan. Iklan yang dikemas sebagai bagian dari budaya populer,
              bukan saja selalu menawarkan sesuatu yang sulit ditolak remaja urban, tetapi
              lebih jauh iklan juga membuat remaja urban membangun konstruksi yang
              terus terbarukan mengenai cara mereka melihat dunia dan membangun
              identitas sosial. Seperti perempuan yang seringkali mudah terjebak dengan
              konstruksi makna tentang keindahan tubuh langsing dan kosmetik (lihat:
              Adlin (ed.), 2006a), remaja yang adiktif membaca untuk kesenangan pasti
              juga akan mengembangkan konstruksi dan perilaku yang adiktif untuk terus
              berburu dan membaca bacaan karena dalam benak mereka ada sesuatu yang
              terasa tidaklah lengkap jika mereka tidak mengikuti perkembangan terbaru
              industri penerbitan yang makin diminati di kalangan masyarakat urban.
                    Studi sebagaimana dilaporkan membuktikan, bahwa apa yang
              membuat sebuah komoditas semakin populer, dalam hal ini bacaan, adalah
              bukan untuk siapa atau untuk berapa banyak orang bacaan itu diproduksi,
              tetapi yang terpenting adalah bagaimana komoditas itu diinterpretasikan.
              Makna kultural suatu komoditas ditentukan dalam proses-proses sosial
              konsumsi, dan interpretasi yang mengikutinya. Bagi remaja urban, makna
              dari aktivitas membaca untuk kesenangan bukanlah sekadar untuk hiburan
   182   183   184   185   186   187   188   189   190   191   192