Page 67 - index
P. 67
Perspektif Cultural Studies dan Studi-studi Terdahulu Tentang ... 55
pilihan. Mendorong dan menghormati pilihan bacaan merupakan langkah
penting dalam membantu anak-anak, remaja dan orang dewasa untuk
mengembangkan rasa memiliki (sense of ownership) dan keteguhan hati (self-
determination). Menurut Krashen (1993), siswa yang memilih sendiri apa
yang mereka baca dan memiliki lingkungan informal yang mendukung
cenderung lebih termotivasi untuk membaca, membaca lebih banyak dan
menunjukan perkembangan literasi dan penguasaan bahasa yang lebih baik.
Gambrell (1996), misalnya dalam studinya menemukan bahwa ketika siswa
ditanya apa yang paling banyak mereka nikmati, 80% menjawab buku yang
mereka pilih sendiri (Clark & Rumbold, 2006). Anak-anak yang di rumah
diperkenalkan dengan pandangan bahwa membaca merupakan sumber
hiburan lebih termotivasi secara instrinsik untuk membaca (Baker, Serpell &
Sonneschein, 1995, dalam: Clark & Rumbold, 2006).
Masih berkaitan dengan motivasi siswa untuk membaca yang
dilakukan di negara lain, studi yang dilakukan oleh Vera Ginting (2005)
di Indonesia juga menemukan hal yang sama bahwa stimulus dan
reinforcement berpengaruh secara signifi kan dengan minat baca siswa. Untuk
menumbuhkan minat siswa agar gemar membaca ternyata perlu adanya
upaya-upaya yang membuat siswa senang membaca termasuk penyediaan
bacaan-bacaan yang menyentuh kebutuhan pribadi siswa. Studi ini akhirnya
juga merekomendasi pentingnya dilakukan perubahan pada bentuk-bentuk
pengajaran membaca dari klasikal pada strategi pembelajaran yang bersifat
individual dan menghargai serta memahami kebutuhan siswa sesuai
karakteristiknya (*).
-oo0oo-

