Page 112 - index
P. 112

Perkembangan Masyarakat Informasi & Teori Sosial Kontemporer

            boom yang dibesarkan ketika kehidupan mereka sehari-hari lebih ban-
            yak didominasi oleh tayangan dan berbagai acara televisi, net generation
            tumbuh besar dalam konteks akselerasi perkembangan teknologi infor-
            masi yang luar biasa cepat.
                Kelompok remaja urban di era abad ke-21 pada dasarnya merupakan
            bagian dari generasi SMS, generasi virtual, atau disebut juga net genera-
            tion  yang sering kali lebih banyak menghabiskan untuk menggunakan
        Prenada Media Group
            handphone, berhadapan dengan komputer, memakai iPod dan iPad, dan
            berinternet daripada kegiatan sehari-hari yang lain. Berkomunikasi den-
            gan handphone atau smartphone dan berinternet dengan jejaring Face-
            book, Twitter, atau yang lain sering kali menjadi aktivitas yang menarik,
            serta menghabiskan waktu berjam-jam,  dan bahkan melebihi waktu
            yang mereka habiskan untuk menonton televisi, tidur, atau bermain de-
            ngan  peer group-nya.  Di kalangan remaja urban,  tanpa harus dibatasi
            kelas sosial,  nyaris semua dari mereka kini telah memiliki handphone,
            laptop, dan terbiasa untuk menjalin komunikasi lintas wilayah dengan
            komunitas cyberspace, bahkan lintas benua melalui internet.
                 Berselancar di dunia maya merupakan kehidupan dan aktivitas ru-
            tin yang biasa dilakukan remaja urban, baik ketika mereka berada di se-
            kolah, belajar di rumah, maupun ketika jalan-jalan ke mal. Paul Klimsa
            et al.  (2006),  yang melakukan studi di sejumlah negara,  menemukan
            bahwa remaja di Jerman, Polandia, Peru, dan Indonesia merupakan gen-
            erasi SMS. Disebut demikian, karena remaja di sejumlah negara tersebut
            se-ring kali menggunakan handphone  untuk mengirim dan menerima
            SMS dari teman-teman dan orang lain. Di kalangan remaja urban, peng-
            gunaan SMS sangat menonjol, karena selain lebih murah juga menjadi
            alternatif pengisi waktu senggang yang menyenangkan (lihat Klimsa et
            al., 2006). Menyapa teman melalui SMS dan memberikan informasi lain
            yang perlu melalui SMS merupakan aktivitas yang menyenangkan bagi
            remaja, karena di mana pun mereka berada, mereka tidak akan pernah
            kesepian sepanjang dalam genggaman tangannya ada handphone, atau
            di hadapannya ada laptop yang bisa dimanfaatkan untuk chatting  dan
            berselancar di dunia maya.
                Sementara itu, studi yang dilakukan Sheri P. Walsh et al. (2007) di
            Australia menemukan bahwa remaja di Australia cenderung makin adik-



            100
   107   108   109   110   111   112   113   114   115   116   117