Page 66 - index
P. 66

Perkembangan Masyarakat Informasi & Teori Sosial Kontemporer

            percepat persemaian demokrasi deliberatif dan ruang untuk beraktuali-
            sasi diri sebagai bagian dari civil society  sebetulnya sangatlah terbuka.
            Namun demikian, disadari bahwa mendorong digital natives untuk ter-
            libat dalam proses pengembangan demokrasi deliberatif bukanlah hal
            yang mudah. Tanpa didukung kesadaran dan proses pendidikan politik
            yang mencerahkan dan membongkar hegemoni yang selama ini membe-
            lenggu digital natives, maka harapan agar mereka terlibat dalam proses
        Prenada Media Group
            pengembangan demokrasi deliberatif akan sia-sia.
                Youniss & Levine (2009) dalam bukunya Engaging Young People in
            Civic  Life  menyatakan bahwa untuk membuka minat dan antusiasme
            anak muda, termasuk digital natives terlibat dalam proses pengembang-
            an demokrasi bukan saja harus dilakukan sejak dini melalui peleburan
            isu ini dalam kurikulum pendidikan, tetapi yang tak kalah penting yaitu
            bagaimana menumbuhkan kesadaran mereka sebagai bagian dari warga
            negara yang memiliki tanggung jawab untuk melakukan hal-hal yang
            lebih besar daripada sekadar melakukan aktivitas yang pleasure dan kon-
            sumtif.
                Herry-Priyono (2010), secara garis besar menyatakan ada tiga rute
            yang bisa ditempuh untuk menyelamatkan ruang publik agar tidak
            kontraproduktif.  Pertama,  merevitalisasi ruang publik sebagai forum
            untuk mendiskusikan kebijakan publik yang menyangkut kepentingan
            masyarakat. Kedua,  re-edukasi selera pasar agar masyarakat tidak ter-
            hegemoni oleh tawaran kekuatan industri budaya.  Ketiga,  melakukan
            re-edukasi  agency  agar masyarakat,  termasuk kalangan digital natives
            sadar dan mau terlibat dalam proses perjuangan untuk mengembangkan
            kehidupan berdemokrasi yang sehat dan adil.


            DAFtAr PustAKA

            Armando, Ade. 2011. “Media Baru Bagi Kaum Digital Natives: Demokrasi
                atau Kesia-siaan?” dalam Prisma Vol. 30, No. 2, hal. 89-98.

            Borgmann, Albert. 1999. Holding into Reality, The Nature of Information
                at the Turn of the Mellennium. Chicago: University of Chicago Press.
            Baudrillard, Jean P. 2006. Masyarakat Konsumsi. Cetakan Kedua. Yogya-
                karta: Kreasi Wacana.




            54
   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71