Page 62 - index
P. 62

Perkembangan Masyarakat Informasi & Teori Sosial Kontemporer

            monstrasi dan berjuang mendampingi kaum buruh,  petani,  PKL,  atau
            mendampingi kelompok marginal lain yang teraniaya mungkin meru-
            pakan kegiatan yang diidam-idamkan. Tetapi bagi sebagian besar digital
            natives yang sehari-hari terbiasa berselancar di dunia maya untuk seka-
            dar melepas rasa jenuh dari aktivitas akademik, yang menelusur infor-
            masi untuk mencari berita idola-idola yang mereka puja, terlibat dalam
            aktivitas politik sering kali dianggap sebagai tindakan yang berisiko
        Prenada Media Group
            dan tidak ada manfaatnya. Dalam banyak kasus, perkembangan revolusi
            industri musik yang begitu masif di media massa populer dan di dunia
            maya,  terutama yang dipelopori oleh Music Television (MTV),  bukan
            hanya melahirkan ikon-ikon budaya yang menjadi pujaan anak-anak
            muda,  melainkan juga melahirkan gaya hidup anak muda yang lebih
            mengedepankan pleasure  daripada ketertarikan mereka terlibat dalam
            aktivitas politik praktis atau menjadi warga negara yang aktif menyua-
            rakan aspirasi sosial-politik mereka ke para penguasaan dan kelas kapi-
            talis melalui ruang publik yang terbuka di dunia maya.
                Dalam Konferensi Wireless Enterprise Symposium Ke-9 yang ber-
            langsung di Orlando,  Florida,  Amerika Serikat,  akhir bulan April 2010,
            digital natives disebut dengan istilah baru, yaitu generasi sekarang (now
            generation). Lebih dari sekadar generasi modern yang banyak dikaitkan
            dengan citra digital,  yang dimaksud now generation  adalah generasi
            muda yang bukan saja akrab dengan teknologi informasi, dan selalu ber-
            selancar di dunia maya melalui internet, melainkan mereka juga menyu-
            arakan segala sesuatu harus “sekarang”: I want it, I want it now (Kompas,
            30 April 2010). Seorang remaja urban yang ingin tahu hari itu di bioskop
            tengah memutar ilm apa, siapa aktor utamanya, dan lain sebagainya,
            maka hanya dengan smartphone yang ada di genggamannya, ia seketika
            itu juga akan segera mengetahui apa yang ingin diketahui. Seorang re-
            maja urban yang tertarik membaca koran berita tentang munculnya lagu
            baru dari artis yang menjadi idolanya, maka dengan seketika ia akan bisa

            men-download  lewat YouTube,  memasukkannya ke iPod miliknya,  dan
            menit itu pula ia akan bisa mendengarkan lagu baru di mobil atau di ka-
            marnya, tanpa harus terlebih dahulu pergi ke toko kaset terdekat.
                Menurut data,  diperkirakan saat ini ada sekitar 74 persen remaja
            global yang menggunakan komunikasi mobile, dan mereka karena didu-



            50
   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67