Page 185 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 185

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

            in UI Library is the capital that managers use to improve the service to
            the  users  and  the  self-existence  of  the  manager  himself  as  well  to  the
            university leaders. The practice of spatialization in the management of UI
            Library has reshaped power relations between librarians and library users.
            Librarians in the digital era become subordinates who are busy serving the
            needs of library users and the benefits of the Head of the Library, they even
            feel oppressed with their burdens of library services. Structural practice
            among UI Library managers is done by showing their best performance.
            The  best  performance  performed  by  all  agents  has  helped  to  uphold
            the structure in the reference services section. The head of library also
            shows  symbolic  capital  to  library  and  library  staff  in  building  network
            within UI managers such as Rector, vice-rectors, Deans, and Directors.
            The  transformation  of  reference  services  in  the  UI  Library  within  the
            framework  of  Mosco’s  political  economy  study  shows  that  within  the
            corridor of library management, there are agents that work to achieve their
            individual interests but can still enforce the structure of reference services
            to support the university’s vision.

            Keywords:  library  reference  service,  commodification,  library
            transformation, reference digital library

                                    I. PENDAHULUAN

            A. Latar Belakang
                Perkembangan ilmu pengetahuan yang diiringi dengan kemajuan di
            bidang teknologi informasi dan  komunikasi telah menimbulkan perubahan
            yang  amat  signifikan  dalam  dunia  perpustakaan  dan  kepustakawanan.
            Satu aspek yang secara  langsung tersentuh  perubahan  adalah  berbagai
            jenis layanan yang disediakan perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan
            masyarakat  akan    informasi,  dan  salah  satu  diantaranya  adalah  layanan
            referensi.
                Layanan referensi dari dekade ke dekade bertransformasi mengikuti
            berkembangnya teknologi dan ekspektasi pemustaka  yang semakin tinggi.
            Perkembangan dan perubahan kebutuhan serta ekspektasi pemustaka telah
            menciptakan sebuah atmosfer baru dalam lingkup layanan perpustakaan
            dan menuntut perpustakaan untuk memberikan respon yang tepat dengan
            mengutamakan fleksibilitas. Respon yang ditimbulkan oleh perpustakaan
            pun semakin beragam untuk menghadapi tantangan tersebut. Perubahan
            paling dirasakan di lingkungan  perpustakaan  perguruan  tinggi,  karena
            kebutuhan dan permintaan akan informasi yang diajukan dosen, mahasiswa,
            dan peneliti  semakin beragam dan kompleks. Ini tentu saja membuat


            Indira Irawati                                                165
   180   181   182   183   184   185   186   187   188   189   190