Page 189 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 189

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

            tentang  aktivitas digital  seperti  media  sosial  dalam  layanan  referensi.
            Sepanjang  pengamatan  dan  penelusuran  yang  dilakukan,  belum  banyak
            penelitian – bahkan hampir tidak ada - yang mengkaji layanan referensi
            digital dengan menggunakan teori sosial dalam konteks Indonesia. Studi
            ini mencoba mengungkap kompleksitas relasi manusia dan teknologi pada
            layanan referensi Perpustakaan UI melalui  perspektif kajian budaya dan
            media. Layanan referensi yang diteliti selama ini lebih fokus pada aspek
            manajerial, seperti pemanfaatan layanan, perilaku penelusuran informasi,
            evaluasi  layanan, kepuasan  pengguna  dan sebagainya.   Permasalahan
            relasi manusia dan teknologi dalam layanan perpustakaan umumnya dan
            khususnya  layanan  referensi  belum  pernah  diteliti.  Pemasalahan  inilah
            yang menjadi kekuatan dari keaslian penelitian ini.

                                 D. TUJUAN PENELITIAN
                Berdasarkan paparan di atas, penelitian ini mempunyai tujuan:
            1.  menggambarkan  realitas digitalisasi layanan referensi di Perpustakaan
                UI;
            2.  membongkar  komodifikasi  pemustaka  dalam  digitalisasi  layanan
                referensi; serta;
            3.  mengkaji  relasi para aktor dalam konsep spasialisasi ;
            4.  mengkaji  struktur sosial para aktor dalam arena transformasi  layanan
                referensi .

                                E. MANFAAT PENELITIAN
                Penelitian  ini  diharapkan  dapat  memberikan  konstribusi  dalam
            pengembangan  Ilmu  Perpustakaan  dan  Informasi,  maupun  dalam
            penerapan keilmuan itu sendiri. Pertama, secara keilmuan penelitian ini
            diharapkan menjadi perspektif baru dalam penelitian  bidang perpustakaan
            dan  informasi,  yang  tidak  sekedar  bersifat  manajerial  evaluatif,  dengan
            menggunakan  pendekatan  sosial  dan  kritis.  Kedua,  secara  praktis,  hasil
            penelitian  ini menjadi  sumbangan kajian  dan pemikiran   mengenai
            permasalahan digitalisasi perpustakaan.

                                 F. TINJAUAN PUSTAKA
                Studi  mengenai  layanan  referensi  sudah  banyak  dilakukan  oleh
            berbagai kalangan. Kajian terutama berfokus pada layanan referensi tatap
            muka  dan  bersifat  pragmatis-evaluatif.  Sebagai  contoh,  penelitian  Grace
            Aryani Wiradi (2007), Shella Ranti (2009), Komarudin (2009), Feby Elita
            (2014), dan Ray Amirul Mukminin (2014). Wiradi (2007) meneliti fungsi
            pustakawan  referensi  dalam  memberikan  layanan  kepada  pemustaka  di
            Perpustakaan  UI  dengan  menggunakan  indikator  fungsi    Samuel  Green.

            Indira Irawati                                                169
   184   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194