Page 186 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 186

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

            perpustakaan harus bertransformasi, mempersiapkan berbagai pendekatan
            untuk mengakomodasi kebutuhan mereka.
                Transformasi  layanan  referensi  menuju  digital  adalah  suatu  proses
            adaptasi  terhadap perkembangan teknologi  dan masyarakatnya.  Hampir
            semua informasi tersaji dalam format digital. Meski demikian, perubahan
            ini bukanlah sesuatu yang diterima begitu saja. Perubahan ini tidak hanya
            menjadi masalah bagi pemustaka tetapi juga bagi manajemen perpustakaan
            termasuk pustakawan. Parameter utama keberhasilan layanan ini adalah
            kebermanfaatannya bagi pemustaka.
                Kenyataannya  transformasi  tidak  mengubah  tujuan  utama    layanan
            referensi.  Hanya  moda  bagaimana  perpustakaan  melayani,  berinteraksi,
            dan menjawab pertanyaan-pertanyaan rujukan yang  mengalami perubahan.
            Dalam lingkungan digital, pemustaka dan pustakawan layanan referensi
            tidak lagi dibatasi ruang dan waktu. Jarak bukanlah merupakan halangan
            untuk  mendapatkan  literatur  atau  informasi  yang  dibutuhkan,  karena
            pemustaka  tidak  perlu  secara  fisik  datang  ke  perpustakaan.  Begitupun
            konsep layanan referensi 24/7  memungkinkan pemustaka memanfaatkan
            layanan ini sesuai dengan waktu mereka.
                                                2
                Untuk mengembangkan layanan referensi dan menghadapi generasi
            milenia, perpustakaan harus memperhatikan karakter demografis populasi
            pemustaka yang akrab dengan teknologi terkini, yang cocok jika ditunjang
            dengan layanan referensi digital atau dikenal juga dengan virtual . Dengan
            memfasilitasi  layanan  referensi  digital  ini  maka  perpustakaan  dapat
            memperluas layanan kepada populasi pemustaka tanpa dibatasi ruang dan
            waktu. 3
                Lebih dari satu dasawarsa Perpustakaan Universitas Indonesia (UI)
            telah mengimplementasikan teknologi informasi dalam penyelenggaraan
            layanan perpustakaannya, termasuk layanan referensi. Layanan referensi
            bertujuan membantu mahasiswa pascasarjana UI, khususnya yang sedang
            mengerjakan  tugas akhir atau penelitian,  untuk memperoleh  literatur
            atau  informasi.  Sejak  tahun  2000-an  secara  bertahap  layanan  referensi
            konvensional  di  Perpustakaan  UI  mengalami  transformasi    menjadi
            layanan digital.
                Tersedianya  layanan  digital  membuat  pemustaka  lebih  mudah
            mendapatkan akses ke sumber  informasi. Penelusuran dapat dilakukan
            kapan saja dan di mana saja melalui  link http://lib.ui.ac.id/opac/ui/.
                2 Layanan referensi 24/7 adalah konsep layanan bantuan individual yang dilaksanakan
            selama  24  jam  dalam  sehari  dan  tujuh  dari  seminggu  secara  online  melalui  fasilitas
            internet
                3 Layanan referensi digital adalah layanan referensi yang dilakukan secara elektronik,
            real time, dimana pemustaka memanfaatkan perangkat teknologi komputer atau internet
            untuk berkomunikasi dengan pustakawan referensi tanpa hadir secara fisik (RUSA, 2008).

            166                      Komodifikasi Pemustaka dalam Transformasi Layanan ...
   181   182   183   184   185   186   187   188   189   190   191