Page 281 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 281

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

            3.  Manajemen administrasi (administration management)
                Kekuatan administrasi untuk membentuk dan memonitoring perbedaan
                fungsi  modul  administrasi  saat  proses  pengaksesan  berlangsung,
                fungsi  ini  meliputi,  basis  pengetahuan  atau  sering  disebut  sebagai
                informasi basis data yang berisi metadata sumber daya digital yang
                dapat  diidentifikasi  dan  dipelihara  secara  tepat;  pemberian  id  dan
                password kepada pengguna yang dapat dikelola secara efisien secara
                real-time;  batasan akses, seperti download, penggunaan tools, dan
                sebagainya; informasi modul admin sebagai kontrol pusat terhadap
                seluruh  komponen  sistem;  maintenance  URL  yang  memungkinkan
                dapat dirubah, dimodifikasi oleh admin saat terjadi kehilangan akses;
                klaim/komplain; dan manajemen dukungan meliputi kontak informasi;
            4.  Manajemen dukungan (support management)
                Manajemen dukungan sebagai alat bantu kepada pemustaka berupa,
                panduan (manual) yang disediakan  di portal;  dukungan perangkat
                keras dan lunak; permintaan perubahan akun; kontak informasi untuk
                memudahkan dan merespon kebutuhan pemustaka.
            5.  Manajemen monitoring dan evaluasi (evaluation monitor management)
                sebagai langkah terakhir. Tahap ini melakukan evaluasi beberapa aspek,
                pertama,  penggunaan  statistik  untuk  menilai  ferforma  e-resource,
                umpan balik  pengguna sebagai  alat  evaluasi  yang murni untuk
                mengetahui relevansi, kualitas konten, dan kebermanfaatan e-resource.
                Salah satu hal utama yang diperhatikan dalam proses evaluasi meliputi,
                konten  (isi),  kemutakhiran:  (prekuensi  update,  embargo), kualitas
                (reputasi  penerbit/penulis,  level  intelektual),  otoritas  (kewenangan,
                apakah ilmiah atau bukan, tingkat rating sitiran), aksesibilitas (mudah
                diakses), biaya (perencanaan biaya), dukungan teknis (pelatihan staf,
                kolom bantuan, dan sebagainya), dan persetujuan lisensi.
                Mencermati konsepsi di atas nampak bahwa konten repositori institusi
            memerlukan tata kelola secara sistematis sehingga penting untuk dibaca
            dalam panduan konsep manajemen tata kelola aset dan/atau sumber daya
            elektronik karena dilayankan secara online melalui repositori institusi.


            B. Nilai Religiusitas Islam
                Agama merupakan salah satu institusi sosial paling berpengaruh yang
            secara signifikan terkait dengan sikap orang, nilai, dan perilaku sehingga ia
            (agama) memainkan peran yang tidak terpisahkan dalam berbagai bentuk
            interaksi  manusia  (Spilka,  2003).  Sebagai  agama  yang  komprehensif,
            Rafiki  (2014)  memberikan  pandangan  bahwa  Islam mengatur  semua
            aspek kehidupan pemeluknya dengan sistem terintegrasi yang jelas dan


            Mukhlis                                                       261
   276   277   278   279   280   281   282   283   284   285   286