Page 284 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 284

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

                                III. METODE PENELITIAN
                Kajian  ini  merupakan  upaya  eksploratif  yang  dilakukan  pada  tiga
            perpustakaan universitas di Yogyakarta untuk menemukan nilai religiositas
            dalam  tata  kelola  repositori  institusi.  Nilai  religiositas  dilihat  melalui
            sejumlah  sifat  Nabi  Muhammad  seperti,  siddiq,  amanah,  fathonah,  dan
            tabligh.  Nilai  tersebut penting  dieksplorasi  dalam  tata  kelola  repositori
            institusi karena selama ini belum ditemukan kajian yang mengarah pada
            aspek tersebut. Salah satu upaya dari keinginan itulah tulisan ini mencoba
            berpijak pada konsepsi para teoretis untuk memahami  persoalan yang
            dialami  perpustakaan  universitas.  Gagasan  utama  dari  konsepsi  itulah
            penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengandalkan teknik
            pengumpulan datanya dari hasil wawancara mendalam yang disertai
            dengan pengamatan  langsung pada tiga  perpustakaan  yang  diteliti.
            Wawancara dititikberatkan bukan saja pada pengelola repositori institusi
            dan  pustakawan,  melainkan  juga  pada  pengguna  (pemustaka).  Hal  ini
            dilakukan dengan upaya menemukan titik temu terhadap nilai religiositas
            yang terjadi di kalangan aktor perpustakaan. Sementara, observasi lapangan
            dilakukan  guna untuk mendapatkan  keseimbangan  data  sebagai  upaya
            strategis untuk menggali titik temu gagasan informan dari pengelola dan
            pengguna. Data-data yang dikoleksi dianalisis berdasarkan formulasi Miles
            dan Huberman yang meliputi tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data,
            dan verifikasi yang digunakan untuk melakukan interpretasi dan konstruksi
            makna  terhadap  data  sebagai  upaya  menarik  kesimpulan.  Denzin,  dkk
            (1994).
                              IV. DATA DAN PEMBAHASAN

                Repositori  institusi  didukung  melalui  kehadiran  aktor  utama  yang
            terdiri dari, pengelola,  kontributor, dan pengguna. Para aktor tersebut
            secara  sinergis  menjamin  keberlangsungan  peran  dan  fungsi  repositori
            institusi agar tetap eksis di masyarakat. Dalam praktiknya, nilai religiositas
            tersebut dapat dilihat melalui praktik-praktik berikut ini.

            1. Nilai Siddiq

                Nilai ṣiddīq di kalangan pengelola repositori institusi dilihat melalui
            praktik pengadaan karya ilmiah hingga proses evaluasi. Di perpustakaan
            UIN, pengelola repositori institusi terbagi atas dua bidang, yakni bidang
            sistem  informasi  dan  bidang  repositori.  Bidang  tersebut  bersama-sama
            melakukan  pengelolaan  repositori.  Pengelolaan,  khususnya konten
            repositori diawali  ketika  sivitas akademika  khususnya mahasiswa yang
            hendak wisuda menyerahkan karyanya secara online untuk memperoleh


            264                   Potret Nilai Religiositas  Islam dalam Tata Kelola Repositori ...
   279   280   281   282   283   284   285   286   287   288   289