Page 114 - index
P. 114

102                                       Membaca, Gaya Hidup dan Kapitalisme


              menyediakan menu berupa komik-komik grafi s serial yang terbaru. Jika,
              stok bacaan yang dimiliki masih ada, Evelyn biasanya juga memanfaatkan
              waktu untuk membacanya. Evelyn mengaku, di hari libur ia bisa mulai jam 9
              pagi hingga jam 6 sore terus di kamar sambil membaca buku atau membaca
              komik grafi s lewat internet.
                   “Di rumah aku berlangganan Speedy sama Telkomnet. Papa yang langganan
                   untuk aku sama kakakku. Papaku ambil yang unlimited. Jadi, aku bebas buka
                   internet sampai seharian pun ndak apa-apa. Bayarnya kalau unlimited kan
                   sama. Kan sayang kalau tidak dimanfaatkan. Hi...hi... Jadi, aku biasanya kalau
                   pas di rumah, ya buka internet, terus download komik. Setiap pulang sekolah
                   aku pasti buka internet. Habis mau ngapain kalau PR sudah selesai semua.....,
                   tutur Evelyn.
                    Apakah bacaan yang digemari remaja urban selalu bacaan yang
              dikemas industri penerbitan secara populer? Benarkah selera remaja urban
              dalam hal memilih jenis bacaan adalah hasil konstruksi kekuatan budaya
              massa populer? Ketika pertanyaan ini dicoba dikaji lebih jauh, studi ini
              menemukan bahwa perilaku membaca untuk kesenangan yang berkembang
              di kalangan remaja urban ternyata tidak selalu merupakan hasil konstruksi
              atau bentukan kekuatan industri budaya populer. Studi ini menemukan,
              bahwa perilaku membaca untuk kesenangan yang berkembang di kalangan
              remaja urban secara garis besar bisa dibedakan dalam dua kelompok, yaitu
              kelompok remaja yang benar-benar kecanduan membaca jenis bacaan
              apapun yang mereka minati, dan pembaca yang gemar membaca, tetapi
              pilihan bacaan apa yang digemari biasanya hanya sekadar ikut arus saja.
                    Pertama, kelompok informan yang termasuk kategori pembaca yang
              sekadar ikut arus. Mereka adalah kelompok remaja urban yang membaca
              dan memilih jenis bacaan memang cenderung lebih banyak dipengaruhi oleh
              tawaran dan kekuatan industri penerbitan di mana mereka cenderung gemar
              membaca jenis bacaan tertentu yang tengah populer, baik karena dukungan
              iklan maupun pengaruh media massa yang lain, khususnya fi lm hasil kemasan
              dan bergaya Hollywood yang atraktif, seperti buku Harry Potter, Golden Compass,
              Twilight, dan sejenisnya atau menjadi penggemar komik grafi s dari Jepang
              Manga yang belakangan ini kemasannya makin trendy karena didukung pula
              oleh penerbitan fi lm-fi lm animasi yang berkaitan satu dengan yang lain.
   109   110   111   112   113   114   115   116   117   118   119