Page 176 - index
P. 176

164                                       Membaca, Gaya Hidup dan Kapitalisme


              yang sangat penting. Semakin adiktif remaja urban untuk terus membaca,
              biasanya mereka memiliki kemampuan untuk menikmati setiap hal yang
              menjadi daya tarik bacaan, meski daya tarik bacaan yang satu dengan yang
              lain berbeda-beda.
                    Sejumlah informan yang diwawancarai mengatakan bahwa untuk
              mengetahui gosip dan kehidupan pribadi tokoh idola mereka, penyanyi
              yang menjadi ikon masa kini, mengikuti perkembangan  fi lm  Hollywood
              terbaru, termasuk cerita tentang kehidupan pemeran tokoh sebuah cerita
              yang difi lmkan, seperti siapa yang memerankan Bella dan Edward dalam
              fi lm  Twilight, atau untuk mengetahui  fi lm Animasi terbaru yang beredar
              di Indonesia, maka salah satu sumber informasi penting adalah majalah-
              majalah populer yang dengan mudah mereka bisa beli di berbagai kios
              bacaan yang banyak membuka counter-nya di mal-mal manapun di berbagai
              sudut kota.

                    Meski bukan merupakan jenis bacaan utama yang dipilih, karena
              informasi yang ditawarkan majalah populer itu memang sifatnya selingan
              dan dengan cepat out of date, tetapi bagi remaja urban membaca majalah
              populer tetap memiliki daya tarik tersendiri karena selain menambah
              pengetahuan, dapat menjadi rujukan untuk mengikuti perkembangan trend
              informasi terbaru tentang dunia selebriti, bacaan, musik dan  fi lm,  juga
              sekaligus menjadi modal budaya bagi remaja urban untuk mengembangkan
              topik-topik percakapan yang menarik dengan sesama peer-group-nya.

              5.4 KONSUMSI SINERGISTIK

                    Ketika produk industri budaya mengalami proses komodifi kasi dan
              diproduksi secara massal untuk membidik target pasar yang seluas-luasnya,
              salah satu konsekuensi yang tidak terhindarkan adalah munculnya perilaku
              konsumsi yang sinergistik (synergistic consumption). Yang dimaksud dengan
              konsumsi sinergistik di sini adalah gabungan dari sekian banyak aktivitas
              leisure, hobi, dan perilaku keranjingan, seperti membaca buku, menonton
              fi lmnya, membeli mainannya, memakai kostum, membeli CD, video game,
              dan menelusur web interaktif (Erni, 2006). Bagi pembaca, mengembangkan
              perilaku konsumsi yang sinergistik, yakni mengkonsumsi produk-produk
              terkait bukan saja meningkatkan keterlibatan atau intimasi dengan sosok
              yang tokoh yang menjadi ikon, dan menambah keterikatan terhadap sebuah
   171   172   173   174   175   176   177   178   179   180   181