Page 199 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 199

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

            pustakawan yang diakui oleh pemustaka.
                Salah  satu dampak  dari  perkembangan  teknologi  informasi  dan
            komunikasi di  perpustakaan  adalah  munculnya  tren  e-resources  baik
            dalam bentuk online journal, e-book, e-video, dan aplikasi-aplikasi
            perpustakaan  berbasis  elektronik,  yang  disebut  reference  tools.
            Perpustakaan UI melanggan cukup banyak online journal dan e-book yang
            dapat  dimanfaatkan  sivitas  akademika  untuk  mendukung  perkuliahan,
            pengajaran, dan penelitian. Akses e-resources  dapat dilakukan dari dalam
            maupun dari luar jaringan Perpustakaan. Ketersediaan e-resources ini tentu
            sangat membantu pemustaka dalam mencari literatur yang dibutuhkan.
                Pemustaka  tidak  bisa  menghindar  dari  digitalisasi  yang  terjadi  di
            Perpustakaan.  Mereka  sangat mengandalkan e-resources sebagai referensi
            dalam penulisan karya ilmiah, dan memerlukan bantuan pustakawan untuk
            menemukan literatur yang dibutuhkannya. Mereka menganggap bahwa
            pustakawan referensi adalah orang yang lebih mengetahui teknik dan strategi
            dalam menelusur informasi. Mereka menyadari bahwa beradaptasi dengan
            transformasi teknologi bukanlah hal yang mudah tetapi mereka melakukan
            negosiasi dengan diri mereka sendiri dan mengakui bahwa keterampilan
            menelusur informasi adalah keahlian yang dimiliki pustakawan.
                Pemustaka menilai bahwa online journal yang dilanggan Perpustakaan
            mutakhir, lengkap, dan lebih praktis dalam mengaksesnya. Kemutahiran,
            kelengkapan  dan kepraktisan  dalam  mengakses e-resources termasuk
            online  journal  merekonstruksi  cara  pemustaka  dalam  menyiasati  cara
            mereka  memperoleh    informasi.  Peningkatan  jumlah  pengakses  yang
            signifikan    menunjukkan  keterpakaian  sumber  daya  informasi  digital
            oleh sivitas akademika Universitas Indonesia. Keterpakaian yang tinggi
            pada akhirnya dapat menjadi modal bagi pengelola Perpustakaan untuk
            menunjukkan  keberhasilan  mereka  memberikan  layanan  informasi  dan
            literatur  kepada  pihak  Universitas  Indonesia,  yang  dapat  dimanfaatkan
            untuk mendapatkan  tambahan  alokasi  anggaran  untuk langganan
            e-resources.  Pemustaka  menjadi  komodifikasi  khalayak  bagi  pengelola
            untuk meningkatkan anggaran berlangganan berbagai e-resources karena
            tingginya  akses  oleh  pemustaka  menjadi  indikator  kebermanfaatan
            anggaran yang dialokasikan.
                Beragam sumber daya informasi e-resources juga mengatasi kendala
            ruang geografis  dan juga ruang waktu dalam era teknologi. Pustakawan
            menyadari bahwa tren e-resources tidak dapat dielakkan sebagai dampak
            dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Fasilitas library
            remote akses    memberikan kemudahan bagi pemustaka untuk mengakses
                        4
                4 Library remote akses adalah layanan penelusuran informasi bagi pemustaka melalui
            situs  perpustakaan  untuk  dapat  mengakses  informasi  digital  Perpustakaan  Universitas

            Indira Irawati                                                179
   194   195   196   197   198   199   200   201   202   203   204