Page 195 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 195
Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik
waktu. Perpustakaan memainkan peran dalam memenuhi jaringan dan
kecepatan penyampaian informasi ke pemustaka.
Ketiga, Strukturasi adalah proses dimana struktur sosial saling
dimainkan oleh para agen sosial, dan bahkan masing-masing bagian dari
struktur mampu bertindak melayani bagian lainnya. Dengan demikian,
strukturasi adalah serangkaian hubungan sosial dalam proses kekuasaan
diorganisasikan di antara kelas yang masing-masing berhubungan satu
sama lain. Isu-isu social class, social movement, dan hegemoni adalah isu
bahasan dalam strukturasi. Strukturasi juga bermain di dunia perpustakaan.
Para agen yaitu pustakawan, pemustaka, pemangku kebijakan merupakan
rangkaian hubungan sosial dalam proses kekuasaan.
IV. METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat
deskriptif, dengan jenis penelitian interpretif-konstruktivistis, dan metode
yang digunakan adalah studi kasus. Subyek penelitian ini adalah pemustaka
dan pustakawan layanan referensi di Perpustakaan UI. Informan pemustaka
adalah mahasiswa pascasarjana, dosen dan guru besar UI. Informan
pemustaka akan dipilih dengan menggunakan metode purposive random
sampling. Layanan referensi Perpustakaan UI menargetkan mahasiswa
pascasarjana, dosen, dan guru besar sebagai populasi yang mendapat
layanan.
V. DATA DAN PEMBAHASAN
A. Transformasi Layanan Referensi Perpustakaan Universitas Indonesia
1. Transformasi Perpustakaan Perguruan Tinggi
Perkembangan ilmu pengetahuan yang diiringi dengan kemajuan di
bidang teknologi informasi dan komunikasi telah menimbulkan perubahan
yang amat signifikan dalam dunia perpustakaan dan kepustakawanan. Satu
aspek yang secara langsung tersentuh perubahan adalah layanan referensi.
Layanan referensi dari dekade ke dekade bertransformasi mengikuti
berkembangnya teknologi dan ekspektasi pemustaka yang semakin tinggi.
Perkembangan kebutuhan serta ekspektasi pemustaka telah menciptakan
sebuah atmosfer baru dalam lingkup layanan perpustakaan dan menuntut
perpustakaan untuk memberikan respon yang tepat. Respon yang
ditimbulkan oleh perpustakaan pun semakin beragam untuk menghadapi
tantangan tersebut. Perubahan yang paling terlihat adalah perubahan di
lingkungan perpustakaan perguruan tinggi, karena kebutuhan dan permintaan
akan informasi yang diajukan dosen, mahasiswa, dan peneliti semakin
beragam dan kompleks. Hal ini tentu saja membuat perpustakaan harus
Indira Irawati 175

