Page 337 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 337

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

            kelompok  sosial  memiliki  ciri  khas dalam  merancang  dan  membangun
            rumah beserta ruang-ruangnya baik di desa maupun di kota, baik dari jenis
            bangunan rumah, perkantoran, sekolah, rumah ibadah, pertokoan dan lain
            sebagainya. Bentuk, ukuran, ciri dan lokasi bangunan dianggap sebagai
            penanda yang dapat mengacu pada makna tertentu dalam suatu budaya.
            Edward T. Hall membagi 4 tipe zone yang dianggap perlu dipertahankan

            sebagai perbatasan di sekeliling kita untuk perlindungan. Pertama, jarak
                       HBS KW III

            intim (antara 0-18 kaki), merupakan jarak dimana anggota keluarga dekat
            dan teman akrab berinteraksi. Kedua, jarak personal (1,5-4 kaki), adalah

                                                         Teori
                                           Teori
                                                                      Teori
            jarak ruang yang kurang menyediakan perlindungan sekeliling kita. Ketiga,
                                                         makna
                                                                      simbol
                                         interpretasi


                                                                      Pierce
                                                        konotatif
            jarak  sosial  (4  kaki-12  kaki)  adalah  jarak  ruang  yang  dianggap  tidak
                                           Hodder



                                                         Barthes
            memerlukan keterlibatan bagi individu. Keempat, jarak publik (lebih dari

            12 kaki), merupakan jarak yang dianggap dapat menghindar atau bertahan.
            Sehubungan dengan ini maka terdapat 3 pembagian kode ruang yaitu kode


            ruang publik, yang mengatur orang berinteraksi di tempat umum; kode

                                         Selain yang nyata

                                                         Kognitif
            ruang pribadi, yang mengatur orang berinteraksi di ruang pribadi; dan kode
                                         dari internal materi

                                                         informan
                                        budaya, juga melihat
            ruang sakral, yang mengatur orang berinteraksi di tempat yang bernuansa
                                                         1,2,3 dst
                                            makna

            memiliki metafisik, mistis dan spiritual. Berikut akan digambarkan tinjauan
                                          dibelakangnya
            teori yang telah digunakan dalam menginterpretasikan data hasil penelitian

            ini:

                                        Teori makna
                                         konotasi
                                         (sosial)
                                         Barthes


                     Teori               Teori makna
                   representamen          simbolik             Teori mentalité
                  (khususnya ttg         Ian Hodder            Fernand Braudel
                   symbol, tanda
                  konvensional)
                     Pierce

                                       Teori Proxemics
                                         E.T. Hall


                         Bagan 1.2 Tinjauan teori yang digunakan dalam interpretasi hasil data.

            Tamara Adriani Salim                                          317
   332   333   334   335   336   337   338   339   340   341   342