Page 157 - index
P. 157
Perilaku Adiktif Membaca: Gaya Hidup dan Cita Rasa Remaja Urban 145
remaja urban untuk tetap terlibat intens dengan aktivitas membaca untuk
kesenangan tentu menarik dikaji dan dipahami lebih lanjut.
Dalam berbagai kajian psikologi, selama ini faktor yang
melatarbelakangi dan mempengaruhi aktivitas dan kegemaran membaca
biasanya selalu dikaitkan dengan kepuasan, motivasi dan manfaat yang
diperoleh orang per orang dari kegiatan membaca yang dilakukan. Sebuah
studi tentang reading attitude menyimpulkan tiga hal penting tentang
kepuasan membaca di waktu senggang. Pertama, self development, yakni
berhubungan dengan nilai membaca untuk mendapatkan kesuksesan dalam
bidang pendidikan dan kejuruan, untuk memanajemen diri atau mendapat
pandangan tentang diri sendiri, orang lain atau bahkan kehidupan secara
umum. Kedua, enjoyment, yakni berhubungan dengan kesenangan yang
didapatkan dari membaca buku dengan cara memasuki dunia lain dan
mengalami petualangan yang menarik dalam buku. Ketiga, escape, yakni
berhubungan dengan kegunaan membaca sebagai pengalih perhatian atau
dengan kata lain untuk melupakan kekhawatiran untuk sementara waktu
(lihat: Stokmans, 2003).
Motivasi membaca, menurut studi-studi psikologi biasanya
didefi nisikan sebagai tujuan, nilai dan keyakinan personal individu yang
berkaitan dengan topik, proses dan hasil dari membaca. Menurut Gutrie
& Wigfi led (2000), motivasi membaca merupakan konsep multi-facet, yang
meliputi tujuan membaca, motivasi intrinsik dan ekstrinsik, self-effi cacy, serta
motivasi sosial untuk membaca. Sikap membaca (reading attitudes) mengacu
pada perasaan dan keyakinan yang dimiliki oleh individu terkait dengan
kegiatan membaca. Minat membaca (reading interest) berkaitan dengan
pilihan genre, topik, tugas (task) dan konteks. Sedangkan motivasi membaca
(reading motivation) mengacu pada kondisi internal yang membuat orang
membaca.
Menurut Ryan & Deci (2000), motivasi intrinsik mengacu pada
dorongan untuk melakukan aktivitas dengan berdasar pada kepentingan
personal. Pembaca yang termotivasi secara intrinsik cenderung lebih dapat
menemukan topik yang beragam yang menarik dan menyenangkan mereka
(lihat: Clark & Rumbold, 2006). Dengan membaca untuk kesenangan dan
mengetahui berbagai cerita yang berbeda-beda, secara psikologis juga
diyakini akan dapat menumbuhkan kepercayaan diri yang lebih besar

