Page 160 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 160

Kajian Dalam Bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi: Filosofi, Teori, dan Praktik

            tersembunyi dalam representasi atau mode komunikasi tersebut (Machin,
            2012).
                Sedikit berbeda dengan konsep ‘tanda’ dalam ranah ‘semiologi’ pada
            umumnya , Kress dan van Leuween (2006) melihat tanda sebagai sebuah
                     2
            konjungsi  yang  sifatnya  motivated  ─bukan  arbitrary─  antara  signifiers
            (bentuk) dan signified (makna). “Motivasi” pembuatan tanda terletak pada
            hubungan antara si pembuat tanda dengan konteks di mana tanda tersebut
            dibuat,  serta  berkaitan  dengan  proses  analogi  dan  klasifikasi  (antara
            signified dan signifier). Para pembuat tanda menggunakan bentuk-bentuk
            (signifier) yang mereka anggap sesuai untuk mengekspresikan makna yang
            mereka maksud, dalam berbagai media yang memungkin mereka untuk
            membuat tanda. Modalitas merupakan motivated signs, yakni tanda-tanda
            yang muncul berdasarkan minat/ketertarikan suatu kelompok sosial yang
            saling berinteraksi dengan kelompok-kelompok  lain dalam masyarakat
            tertentu. Artinya, dalam suatu proses komunikasi, seseorang berkomunikasi
            bukan hanya berdasarkan nilai yang dianut oleh kelompoknya, melainkan
            juga dengan mempertimbangkan  nilai yang dianut oleh kelompok lain
            (penerima pesan).
                Makna ekspresi yang dapat  menandakan  atau  mengisyarakatkan
            suatu modalitas  disebut  penanda  modalitas  (modality  markers).  Dalam
            komunikasi atau representasi visual, penanda modalitas terdiri dari warna,
            latar  belakang,  cahaya  dan bayangannya,  serta  brightness.  Berdasarkan
            penanda  modalitas  inilah  dapat  diperoleh  penilaian  modalitas  (modality
            judgements). Penilaian  modalitas bergantung pada apa yang dianggap
            nyata, atau benar, atau sakral dalam masyarakat yang dituju dari representasi
            visual tersebut.
                Penanda  modalitas  dalam  representasi  visual  (Kress,  2006)  secara
            rinci terdiri dari 8 skala (3 skala warna + 5 skala lainnya) yaitu:
            1.   Colour Saturation: skala yang berkisar dari saturasi warna (full colour)
                hingga ketiadaan warna (black and white);
            2.    Colour  Differentiation: skala yang berkisar dari banyaknya variasi
                warna hingga monochrome (satu warna);
            3.   Colour Modulation, skala yang berkisar dari warna yang sepenuhnya
                termodulasi (misalnya banyak siluet warna merah) hingga warna yang
                datar (tanpa modulasi).
            4.  Contextualization, skala yang berkisar dari  ketiadaan  background
                hingga  adanya  background  yang  benar-benar  detail,  atau  dari  yang

                2 Dalam  semiologi,  motivasi  biasanya  tidak  berkaitan  dengan proses
            pembuatan makna, melainkan dinilai sebagai hubungan instrinsik antara signifier
            dan signified.


            140                 Analisis Wacana Kritis dalam Riset Bidang Ilmu Perpustakaan ...
   155   156   157   158   159   160   161   162   163   164   165