Page 163 - index
P. 163

Perilaku Adiktif Membaca: Gaya Hidup dan Cita Rasa Remaja Urban        151


                    Studi ini menemukan, selera dan cita rasa remaja urban yang termasuk
              kategori pembaca riil-adiktif biasanya terfragmentasi, beragam, sangat
              terbuka, dan berkelanjutan. Mereka tidak menggemari jenis bacaan tertentu,
              karena dalam kenyataan mereka justru melahap berbagai jenis bacaan
              apapun, baik novel fi ksi populer, novel teenlit, novel sejarah atau legenda,
              novel petualangan, komik bergambar, baik manual maupun grafi s, maupun
              majalah, karena di benak mereka aktivitas membaca benar-benar dianggap
              aktivitas yang paling menyenangkan walaupun harus dibandingkan dengan
              aktivitas  pleasure lain, seperti menonton  fi lm, bermain bersama teman,
              menonton televisi atau tidur. Setiap ada waktu luang, mereka umumnya akan
              memanfaatkannya untuk membaca. Remaja urban yang tergolong pembaca
              riil-adiktif biasanya mereka akan senang dan intens berburu bacaan demi
              bacaan, dan cenderung kecanduan terhadap bacaan yang sifatnya serial.
              Terus membaca dan mencari jilid lanjutan atau sekuelnya adalah dorongan
              yang acapkali berkecamuk di benak pembca yang riil-adiktif untuk terus
              mengikuti hingga ending cerita, yang bercampur dengan rasa penasaran.

                    Bagi remaja urban yang tergolong pembaca yang riil-adiktif, aktivitas
              membaca untuk kesenangan, seperti ditemukan dalam studi ini dalam
              banyak hal tidak ditentukan oleh waktu luang yang tersedia, tetapi mereka
              justru yang berperan aktif untuk menciptakan waktu luang (leisure), dan
              bahkan memanfaatkan setiap  moment untuk membaca sebagai bagian
              dari aktivitas  pleasure. Sementara itu, untuk remaja urban yang termasuk
              pembaca yang pseudo-adiktif, aktivitas mereka membaca untuk kesenangan
              umumnya tergantung pada waktu luang yang tersedia. Seperti ditemukan
              dalam studi ini, bahwa sebagian remaja yang tergolong pembaca yang riil-
              adiktif, senantiasa memanfaatkan setiap kesempatan, seperti jam istirahat
              sekolah, menunggu antrian ke dokter atau hendak makan, menunggu kursus
              dimulai, sedang berada di mobil, dan bahkan ketika hendak ujian sekolah
              pun, mereka senantiasa memanfaatkan dan “mencuri-curi” waktu untuk
              membaca bacaan baru atau meneruskan bacaan yang belum selesai dibaca
              sebelumnya. Sementara itu, untuk remaja yang membaca sekadar mengikuti
              mode, mereka biasanya hanya membaca tatkala waktu luang benar-benar
              leluasa, dan bukan tidak mungkin mereka juga rentan terhadap godaan atau
              ajakan dari peer-groupnya untuk melakukan aktivitas lain di luar membaca
              ketika tersedia waktu luang. Bagi remaja urban yang termasuk pembaca riil-
   158   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168