Page 204 - index
P. 204

192                                       Membaca, Gaya Hidup dan Kapitalisme


              komodifi kasi, studi ini menemukan bahwa konsumen, dalam hal ini para
              remaja urban yang gemar pembaca, ternyata mereka tak selalu menjadi
              korban dari pengaruh iklan dan daya tarik produk-produk budaya
              kapitalisme, karena bagaimana pun mereka masih memiliki ruang dan
              kesempatan untuk memilih bacaan mana yang disenangi, tanpa harus
              berkaitan dengan persoalan apakah bacaan itu produk kapitalisme yang
              populer atau tidak.

                    Dari hasil kajian di lapangan yang mendalam, studi ini menemukan
              bahwa di kalangan remaja urban, benar sebagian di antaranya adalah termasuk
              kelompok pembaca yang selera dan cita rasanya adalah hasil kontruksi industri
              budaya dan budaya populer. Mereka adalah tipe pembaca yang tampak adiktif,
              seolah-olah selalu berburu bacaan dan memanfaatkan waktu luang untuk
              membaca, tetapi mereka sebenarnya adalah tipe pembaca adiktif yang semu
              (pseudo-adiktif), karena apa yang mereka baca dan intensitas mereka membaca
              sebetulnya hanya bersifat sementara: sekadar menjadi alat, modal dan tiket bagi
              mereka untuk memasuki lingkungan pergaulan dengan  peer-groupnya, agar
              tidak terkesan kuper, dan ada kecocokan ketika bercengkrama dengan teman-
              temannya. Remaja urban yang termasuk kategori ini, boleh dikata kebutuhan
              dan hasratnya telah terdistorsi, emosi dan kepekaannya rentan dimanipulasi
              demi kepentingan eksploitasi ekonomi, fantasi dan impian yang menyesatkan
              –yang seringkali ditawarkan kekuatan kapitalisme.


                       Tabel 6.1 Perbedaan Pembaca Pseudo-Adiktif dan Riil-Adiktif
                    Aspek          Pembaca Pseudo-Adiktif       Pembaca Riil-Adiktif
               Selera terhadap je- Cenderung terhegemoni dan  Terfragmentasi dan tetap
               nis bacaan        menjadi korban proses ko- memiliki kebebasan untuk
                                 modifi kasi budaya           memilih jenis bacaan yang
                                                             disukai
               Perilaku konsum- Cenderung mengkonsumsi  Membatasi        mengkonsumsi
               si sinergistik    bacaan dan berbagai mer- merchandise terkait dan lebih
                                 chandise yang terkait       banyak mengkonsumsi ba-
                                                             caan
               Peran             Cenderung ikut arus         Trend setter
               Pemilihan waktu   Pasif, aktivitas membaca    Aktif menciptakan waktu
               luang             ditentukan waktu luang      luang untuk membaca
                                 yang tersedia
   199   200   201   202   203   204   205   206   207   208   209