Page 166 - index
P. 166

Perkembangan Masyarakat Informasi & Teori Sosial Kontemporer

            The Postmodern Condition  yaitu: Apakah pengandaian yang mendasari
                          informa-
            tika atau masyarakat postmodernitas dewasa ini masih dapat dianggap
            adekuat?
                Dalam ilsafat postmodern, sebagaimana ditulis Lyotard dalam buku
            hasil pesanan dewan universitas dari pemerintah Kanada itu, ia meyaki-
            ni bahwa tidak ada yang namanya penalaran yang mentotalisasi, karena
        Prenada Media Group
            yang ada sesungguhnya yaitu berbagai ragam penalaran yang sifatnya ti-
            dak universal. Postmodernisme, dalam ranah pengetahuan (knowledge),
            dimengerti oleh Lyotard sebagai ketidakpercayaan terhadap metanarasi
            (metanarrative) atau narasi besar (grand narrative).  Pe nge tahuan  yang
            dilahirkan oleh ilsafat postmodern ditandai dengan runtuhnya kebena-
            ran yang dilahirkan oleh sains,  gugurnya rasionalitas dan objektivitas
            yang diperoleh manusia melalui metodologi yang tertata dan metodis.
            Menurut Lyotard, sebagai ilsuf yang di Amerika sempat menjadi pro-
            fesor bahasa dan sastra Perancis serta ilsafat ini, mengatakan bahwa
            beberapa ciri utama kebudayaan yang menandai postmodern yaitu la-
            hirnya masyarakat komputerisasi, runtuhnya na-rasi-narasi besar mod-
            ernisme, munculnya prinsip delegitimasi, disensus, serta paralogi. Bagi
            Lyotard (1984),  dengan demikian postmodern yaitu pembebasan dari
            kekangan kemurnian rasionalitas dari wacana induk modernitas yang
              totaliter.  P      te   Barat,

            yang dituju yaitu membungkam cerita lain denga n menyajikan dirinya
            seba-gai satu-satunya penjelasan yang benar dan ab sah.  Pengetahuan
                          k    sifat-
            nya mutlak, dalam pandangan Lyotard malah justru ha rus digugat, kare-
            na memiliki kecenderungan menenggelamkan atau menyembunyikan
            k            plural.
                      postmodern,      se-
            bagai sebentuk kesatuan (unicity)—seperti dalam identitas nasional—
            dianggap sudah mulai kehilangan kredibilitasnya.  Masyarakat sebagai
            satu kesatuan—baik yang ditafsirkan sebagai satu keseluruhan organik
            (Durkheim), atau sebagai satu sistem fungsional (Parsons), atau yang se-
            cara mendasar merupakan satu kesatuan yang tersusun dari dua kekuat-
            an yang saling bertentangan (Marx)—tidak lagi bisa dipercaya dan hanya



            154
   161   162   163   164   165   166   167   168   169   170   171